Breaking News

banner

Sunday, November 17, 2019

author photo
Seorang polisi yang berpangkat Ipda diduga memacari wanita yang sudah bersuami.

Perwira polisi ini dikabarkan berdinas di Polrestabes Surabaya.

Dua wanita yang sudah bersuami ini yakni SH dan SK yang diduga korban rayuan maut oknum polisi

Seorang wanita yang berinisial SK mengaku sering diporoti oleh selingkuhannya itu yakni polisi.

SK sendiri mengakui jika hubungannya sudah berjalan mulai pada tahun 2003, wanita yang telah memiliki anak dan suami ini mengaku terbujuk rayuan maut oknum polisi tersebut sampai akhirnya luluh.

Baca juga : Wanita Suka Foto Selfie Seksi Tanda sedang susah Ekonomi

Sudah ditiduri ditinggal pula, Wanita Bersuami Kena Rayuan Maut Polisi di surabaya


Dan SK sendiri mengaku sudah pernah melakukan hubungan di sebuah hotel kawasan surabaya, meski awalnya takut namun wanita yang sudah memiliki anak dan suami ini sudah melakukan 3 kali berhubungan layaknya suami istri.

SK mengaku tidak mengenal SH wanita yang sudah bersuami yang juga dipacari oleh polisi tersebut.

Dan karena SK mulai mencurigai tingkah aneh selingkuhannya itu yakni polisi tersebut yang berubah semenjak pertengahan 2019.

Akhirnya SK mencari tahu,

Setelah beberapa bulan SK mengetahui bahwa polisi tersebut sudah mempunyai perempuan lain, yakni SH.

SK sendiri sudah menghabiskan uang nya bersama polisi tersebut sebanyak Rp. 12 juta, lalu SK menceritakan dirinya akan dinikahi oleh polisi tersebut setelah akan menceraikan suaminya yang sekarang.

Setelah SK sedang memproses perceraian, sang polisi pujaan hati tersebut menghilang

SK juga mengakui kalau dirinya sudah tidak diterima lagi oleh keluarganya bahkan anaknya pun tidak ingin bertemu dengannya.

Karena sudah merasa terdesak. akhirnya SK mendatangi Polsek Sukililo Surabaya untuk menemui polisi tersebut.

Bukannya mendapat perlakuan baik sang wanita tersebut malah dipermalukan didepan umum.

SK malah dituduh sebagai orang gila oleh polisi alias selingkuhannya, bahkan SK ditarik hingga jilbab yang ia pakai terlepas,

Karena tidak ada etikad baik akhirnya SK melaporkan polisi tersebut ke Propam Polrestabes Surabaya.
your advertise here

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post