Breaking News

banner

Wednesday, October 30, 2019

author photo
[Fakta] Satu Keluarga Belanda selama 9 tahun menunggu hari kiamat
[Fakta] Satu Keluarga Belanda selama 9 tahun menunggu hari kiamat



Fakta viral menarik tentang seorang keluarga yang berada di negara Belanda yang menunggu hari kiamat di ruang bawah tanah..

Seorang keluarga menghabiskan waktu selama sembilan tahun dibawah tanah " Menunggu Hari Kiamat " yang ditemukan oleh polisi setempat setelah anak lelaki dari keluarga tersebut muncul disebuah bar.

Baca juga : Jenazah Pemuda ini Hendak Di Kubur Hidup Kembali

Seorang kepala rumah tangga berusia hampir 60 tahun serta bersama 6 anaknya yang berusia 16-25 tahun tersebut tinggal di sebuah rumah di Provinsi Drenthe, Belanda bagian utara.

Mereka ditemukan setelah anak lelakinya memesan sebuah minuman bir di suatu bar, dia mengatakan dirinya membutuhkan pertolongan.

Para saksi kebingungan melihat pria tersebut membutuhkan pertolongan.

Keluarga pria tersebut mengasingkan diri disebuah ruang bawah tanah untuk menunggu hari kiamat selama 9 tahun.

[Fakta] Satu Keluarga Belanda selama 9 tahun menunggu hari kiamat
[Fakta] Satu Keluarga Belanda selama 9 tahun menunggu hari kiamat


Pria tersebut mengatakan jika dirinya ingin mengakhiri dirinya sendiri lalu kabur untuk meminta pertolongan kemudian memanggil polisi.

Para tetanggga tersebut memperkirakan keluarga tersebut hanya memakan sayuran yang ditanam sendiri didekat rumahnya.

Saat polisi tiba ditempat kejadian, polisi menemukan ada sebuah tangga yang menuju ruang bawah tanah dan benar satu keluarga berada tepat diruang bawah tanah.

Aparat juga mendapati seorang pria lain berusia 58 tahun yang kemudian dijadikan tersangka.

Dia bernama Josef B.

Sang putra sulung, Jan, tidak berada di rumah itu saat penggeledahan berlangsung.

"Kami menemukan enam orang di dalam sebuah ruangan kecil di rumah itu yang bisa dikunci namun bukan ruang bawah tanah. Belum jelas apakah mereka berada di sana secara sukarela," sebut keterangan kepolisian.

Siapa Josef B?

Josef B dilaporkan berkewarganegaraan Austria dan bekerja sebagai tukang. Walau dia menyewa rumah tersebut, polisi belum mengetahui hubungannya dengan keluarga di rumah itu.

Pihak kejaksaan mengatakan Josef B diyakini terlibat "mengungkung kebebasan secara ilegal dan membahayakan kesehatan orang lain".

your advertise here

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post