Breaking News

banner

Saturday, September 21, 2019

author photo
Pengertian KPK secara Umum

Apa yang dimaksud dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau yang sering disingkat KPK, pengertian KPK sendiri adalah  lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. KPK bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.

KPK telah didirikan pada berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pengertian : KPK serta Fungsi Sejarah Tugas dan Wewenang
Gambar : www.google.com





Sejarah Berdirinya KPK di Indonesia

Mantan presiden indonesia BJ habibie juga pernah membentuk seperti KPK atau pemberantasan korupsi untuk negara bebas dari korupsi. Bj Habibie pada saat itu mengeluarkan UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari KKN. Kemudian Bj Habibie mengawalinya dengan pembentukan komisi atau badan seperti KPKPN, KPPU, atau lembaga ambudsman.

Lalu pada Era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) agar lebih serius untuk pemberantasan korupsi maka dibentuklah Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ( TGPTPK ).
Namun disaat semangat semangatnya anggota Tim TGPTPK memberantas korupsi pada saat itu TGPTPK akhirnya dibubarkan.

Sejak saat itu, Gus dur juga dianggap sebagian masyarakat menilai tidak bisa menunjukan kepemimpinan yang bisa mendukung pemberantasan korupsi.

Sejarah KPK dididirikan pada tahun 2002 oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. Pendirian KPK sendiri dilakukan pada saat Megawati Menjabat menjadi presiden indonesia sejak 23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004 dikarenakan pada masa itu banyak anggota atau pejabat serta kejaksaan dan polisi melakukan hal kotor seperti korupsi.

Dimasa awalnya berdirinya KPK pada saat itu, para pemimpin KPK dilantik tanpa menggunakan gedung atau fasilitas untuk bisa bekerja seperti layaknya kantor dan tanpa karyawan. Bahkan mereka membawa staf sendiri dikantor lamanya dan menggajinya sendiri.


Fungsi dan Tugas Wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

  • Koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  • Supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  • Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi;
  • Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi; dan
  • Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Berwenang

  • Mengkoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi;
  • Menetapkan sistem pelaporan dalam kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi;
  • Meminta informasi tentang kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait;
  • Melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi; dan
  • Meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi.


Sejarah Para Pemimpin KPK dari tahun 2003 s.d 2019

  • KPK di bawah pimpinann Taufiequrachman Ruki (2003-2007)

Taufiequrachman Ruki adalah seorang alumni akpol tahun 1971. Pada tahun 2003 Taufiequrachman Ruki dilantik menjadi ketua KPK. Walaupun banyak kritikan pedas dari berbagai pihak Taufiequrachman Ruki dianggap tebang pilih penangkapan tersangka korupsi. Taufiequrachman Ruki mengaku sulit untuk merubah pola pikir pembudayaan anti korupsi dari generasi ke genarsi yang dinilai harus ada pemimpin yang berperan sebagai teladan yang melibatkan keluarga, pemerintah dan organisasi di masyarakat.

  • KPK di bawah pimpinann Antasari Azhar (2007-2009)

Sangat kontroversi pemipin KPK Antasari Azhar ini yang pernah menjabat sebagai kepala kejaksaan negeri jakarta selatan pada tahun 2000-2007 dengan gagalnya mengeksekusi Tommy soeharto putra dari mantan presiden Soeharto dan berbalik menjadi tersangka. Setelah ditangkapnya Antasari Azhar sebagai tersangka tentang kesalahan prosedur dalam  eksekusi terpidana Tommy Soeharto yang dicurahkan dalam bukunya berjudul " Testimoni Antasari Azhar untuk Hukum dan Keadilan ". Prestasi kiprahnya saat menjabat menjadi ketua KPK anatara lain menangkapnya Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani dalam kaitan penyuapan kasus BLBI Syamsul Nursalim,penangkapan Al Amin Nur Nasution dalam kasus persetujuan pelepasan kawasan Hutan lindung Tanjung Pantai Air Telang, Sumatra Selatan. Lalumenyeret Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Tantowi Pohan yang juga merupakan besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke penjara atas kasus korupsi aliran dana BI.

  • KPK di bawah pimpinann Tumpak Hatorangan Panggabean (Pelaksana Tugas) (2009-2010)

Sebelum menjabat sebagai ketua KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean pernah menjabat sebagai komisiaris PT. Pos Indonesia. Terpilihnya Tumpak Hatorangan Panggabean adalah sebagai pemimpin sementara setelah ditangkapnya Antasari Azhar sebagai tersangka tersangkut kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

  • KPK di bawah pimpinann Busyro Muqoddas (2010-2011)

Setelah dilantik oleh Presiden pada tahun 2010 Busyro Muqoddas adalah pemimpin baru setelah Antasari azhar ditangkap. karena sering mengkritik DPR yang terkait dengan Hedonisme pada anggota DPR pada pemilihan ketua KPK 2011 Busyro Muqoddas diturunkan menjadi wakil ketua KPK karena kalah jumlah suara oleh Abraham Samad.

  • KPK di bawah pimpinann Abraham Samad (2011-2015)

Abraham Samad resmi dilantik oleh presiden Susilo bambang yudhono pada tanggal 16 Desember 2011. Beberapa kasus  yang pernah ditangani saat masa pemimpinannya adalah kasus korpusi wisma atlet, Kasus korupsi hambalang, kasus gratifikasi daging sapi dll, lalu beberapa tersangka ditahan dan dituntut KPK.


  • KPK di bawah pimpinann Agus Rahardjo (2015-2019)

Pada 2015 Agus Rahardjo Resmi menjadi ketua KPK dan dilantik oleh komis hukum DPR RI yang diketuai oleh aziz syamsudin. Pada tahun 2016 banyak kasus suap dan operasi tangkap tang (OTT) berbagai kasus OTT dari banyaknya pejabat dan anggota DPR lainnya yang tertangkap operasi tangkap tangan oleh KPK.


Visi dan Misi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membutuhkan komitmen, tanggung jawab, dan kerja nyata dari Pimpinan, Penasihat dan Pegawai KPK yang berangkat dari unsur yang beragam. Baik keragaman asal instansi maupun variasi aras latar belakang bidang keahlian yang kesemuanya itu harus dikelola, dikonsolidasikan dan dikembangkan dengan baik guna menjadi sumber kekuatan positif dan konstruktif yang akan mendukung upaya KPK dalam mencapai visi misinya.

Salah satu upaya untuk mengelola, mengkonsolidasi dan mengembangkan keragaman potensi dan latar belakang tersebut adalah dengan merumuskan nilai-nilai dasar pribadi yang tepat dan mengakar serta tak terpisahkan dari setiap individu yang berada dan terlibat di dalam KPK. Nilai-nilai tersebut ditetapkan melalui Peraturan KPK No. 07 Tahun 2013 tentang Nilai-nilai dasar pribadi, kode etik dan Pedoman Perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi. Sedangkan Kode etik Pimpinan Komisi Pemberantasan korupsi ditetapkan melalui Keputusan Pimpinan KPK No: KEP-06/P.KPK/02/2004 tentang Kode Etik Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Sumber

your advertise here

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post