Menurut Penelitian Fakta Bahaya Mie Instan bagi kesehatan jika sering mengkonsumsi

-

Menurut Penelitian Bahaya Mie Instan bagi kesehatan jika sering mengkonsumsi
Menurut Penelitian Bahaya Mie Instan bagi kesehatan jika sering mengkonsumsi (foto:www.google.com)

Ngga sedikit orang di Indonesia yang suka dengan mie instan Selain enak,
mie instan itu termasuk murah, dan sangat praktis.

Namun… 

Dibalik kenikmatan mie instan, ada ga sih ancaman bagi kesehatan tubuh kita?

Seperti yang banyak orang bilang,
terlalu banyak mengkonsumsi mie instan itu tidak sehat

Tapi apa alasannya apa mengkonsumsi mie instan itu tidak sehat?

Dalam mie instan, terdapat kandungan lemak jahat dan kandungan garam yang tinggi juga bahan pengawet, MSG, dan zat pewarna yang membuat mie instan makin menggiurkan.

Lemak jahat yang dapat menyebabkan inflamasi yang berujung pada penyakit jantung, stroke dan masalah pencernaan.

Sedangkan garam, jika terlalu banyak dikonsumsi dapat menyebabkan tekanan darah naik, dan ujungnya memberatkan kerja jantung lalu mengganggu kinerja organ lain dalam tubuh.

Kebanyakan mie instan juga rendah serat dan protein.

Serat merupakan hal yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan sementara protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan sel.

Suatu penelitian dari Korea Selatan menyatakan bahwa semakin sering seseorang mengkonsumsi mie instan maka resiko untuk menderita sindrom metabolik akan semakin tinggi.

Sindrom metabolik, adalah kumpulan kondisi berupa tekanan darah tinggi meningkatnya porsi lemak tubuh pada bagian perut dan tingginya kadar kolesterol dan trigliserida.

Kondisi yang terjadi pada saat yang bersamaan ini meningkatkan resiko kita untuk terkena berbagai macam penyakit termasuk diabetes.

Meskipun begitu, beberapa pakar melihat potensi besar dalam mie instan

Mie instan yang dapat diakses oleh berbagai kalangan dapat dijadikan alat untuk menambah asupan vitamin dan mineral sehingga menurunkan resiko malnutrisi

Contohnya, suatu penelitian di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan menyatakan bahwa mie instan yang diperkaya dengan zat besi dan vitamin A dapat mengurangi resiko anemia dan penyakit mata tanpa memandang tingkat sosial dan ekonomi.

Kesimpulannya, mie instan memang tidak baik jika dikonsumsi terlalu sering

Namun potensi mie instan masih dapat digali lagi untuk membantu memberantas malnutrisi
karena aksesnya yang mudah tanpa halangan faktor sosial dan ekonomi Sebagai penikmat mi instan,

Kira kira kalian mau ngga ?

Kalau diajak untuk mengembangkan mi instan agar lebih sehat?

Apakah kalian suka membahas fakta fakta seperti ini?

Baca Juga : 6 Merk mie instan Ter-ENAK yang terkenal di seluruh dunia

waktubaca
Mahasiswi Jurusan Pariwisata di salah satu Universitas Indonesia. Suka jalan jalan dan Traveling. Sekarang menjadi penulis sekaligus pengurus di waktubaca.com

Share this article

Recent posts

Gili Meno Lombok Daya tarik dan Harga Akomodasi

Gili Meno merupakan pulau yang indah yang berada di Lombok NTB (Nusa Tenggara Barat) dan berdekatan dengan pulau Gili indah lainnya seperti...

Pantai Padang Bali Harga Tiket & Lokasi 2020

Pantai Padang yang berada di Bali di daerah Pecatu Kabupaten Badung akhir akhir ini menjadi banyak perbincangan para masyarakat indonesia terumata warga...

10 Cafe Hits di Jakarta Barat untuk Tempat nongrong 2020

Informasi gaul terbaru cafe hits di jakarta barat yang paling trend dikalangan instagramable

10 Foto Tempat Pemandian air panas di Bandung + Harga Tiket

Pemandian air panas di Bandung - Ada banyak cara asik yang bisa kamu lakukan untuk menikmati Kota Bandung. Mungkin kebanyakan dari kalian sering sekali berbelanja...

UPDATE + Harga Tiket Masuk Jatim Park 3 Terbaru 2020

Informasi terbaru harga tiket masuk Jatim Park 3 dan berbagai harga tike wahana

Popular categories

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Recent comments